PGSD FKIP – Pandemi Covid-19 membuat kegiatan pembelajaran, pengerjaan tugas, serta kerja organisasi dilakukan dari rumah. Pandemi tersebut tak menghalangi mahasiswa untuk belajar agama, salah satunya Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Mercusuar yang melaksanakan kajian keagamaan dari rumah yaitu dengan media online via Instagram pada hari Minggu 17 Mei 2020.

HMP Mercusuar yakni Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP UNEJ mengadakan kajian keagamaan di bulan Ramadhan dengan tema “Bersama Menghidupkan Ramadhan, Meraih Kemenangan, Membentuk Karakter Generasi Islam. Pada kajian ini langsung berbincang dengan Pengasuh Rumah Tahfidz Al-Husna Jember, Ustadz Abdul Aziz, Lc dan di moderatori oleh Syaiful Fatoni selaku Kabid Keagamaan HMP Mercusuar. Kajian tersebut menggunakan media sosial Instagram yang disiarkan secara langsung atau live di akun @hmpmercusuar.

Salah satu mahasiswa PGSD Adam Aditya peserta kajian, memberikan informasi kepada redaksi Pijar tentang ilmu yang didapat pasca kajian.

“Tadi banyak sekali hal yang disampaikan oleh Ustadz Abdul salah satunya yaitu level tingkatan puasa Ramadhan;

  1. Tingkat dasar : orang yang berpuasa di bulan Ramadhan tidak makan dan tidak minum dan tidak melakukan hal-hal yang dapat membatalkan puasa (puasa perut),
  2. Tingkat menengah : menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa dan hal-hal yang dapat membatalkan pahala puasa (puasa mulut),
  3. Tingkat tinggi : puasa hati, yaitu hati kita berpuasa dari hal-hal yang dapat membatalkan puasa, ini puasanya para ambiya’, dan hati kita selalu connect dengan Allah (puasa hati).”

Kajian kegamaan ini berjalan lancar dengan dibuka beberapa sesi pertanyaan. Terdapat pertanyaan yang menarik salah satunya pertanyaan dari saudara Indra yitu “Apabila melihat tit tok di sosmed batal apa tidak pak Ustadz?” kemudian dijawab oleh Ustadz. “Kalau puasanya tidak batal tapi mungkin pahala puasanya batal, apabila yang kita pandang mengandung maksiat yang dapat membatalkan pahala puasa.” jawab Ustadz Abdul Aziz.

Mohamad Saini selaku Ketua Himpunan (Kahim) Mercusuar berharap peserta kajian khususnya mahasiswa PGSD dapat meningkatkan ketaqwaannya setelah mengaji bersama Pengasuh Rumah Tahfidz Al-Husna Tersebut.

“Kebetulan kajian ini berada dalam bulan Ramadhan, kemudian dari pengetahuan itu diharapkan nanti menghasilkan ketaqwaan yang melebihi atau meningkatkan ketaqwaan dari kebiasaan sehari-hari sebelum diadakan pengajian itu, juga tujuan dari kajian itu adalah mengharap pahala karena mengaji itu kan kita mencari ilmu.” terang Saini saat diwawancara redaksi Pijar melalui WA.

 

Reporter: Eva Kurniasari

Editor: Lhatif

By Admin

Leave a Reply